Baru tadi sore saya melihat tayangan TV yang membahas aktivitas warga Indonesia di perbatasan Indonesia-malaysia. Dan Ibu saya yang menemani saya menonton acara tersebut hanya berkata, "Sungguh ironi melihat warga di perbatasan Indonesia-Malaysia". Memang benar yang dikatakan ibu saya, tragis melihat nasib saudara-saudara kita di Perbatasan. Perbatasan yang seharusnya menjadi beranda negara yang seharunsya terawat, malah menjadi halaman belakang yang kesan tak terawat sama sekali
Kenapa demikian?
Karena bisa kita liat, akses jalan diperbatasan itu rusak, mereka terkesan terisolasi dan menjadi anak buangan di negeri sendiri

0 comments:
Post a Comment
We need your comments, please